<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Semua tentang Bedah caesar</title>
	<atom:link href="http://bedahcaesar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bedahcaesar.wordpress.com</link>
	<description>Pengetahuan yang mungkin disembunyikan Dokter Kandungan Anda</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Jun 2009 15:54:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bedahcaesar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Semua tentang Bedah caesar</title>
		<link>http://bedahcaesar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bedahcaesar.wordpress.com/osd.xml" title="Semua tentang Bedah caesar" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bedahcaesar.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sumber Kompas.com</title>
		<link>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/sumber-kompas-com/</link>
		<comments>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/sumber-kompas-com/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 15:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rus Mulyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bedahcaesar.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Jangan Buru-buru Pilih Bedah Caesar! Getty Images/Veronique Beranguer / Artikel Terkait: Lahir Caesar, Bayi Lebih Rentan Sakit Junk Food Membahayakan Bayi Atasi Mual Muntah Saat Hamil Nenek Lahirkan Kembar Tiga Mati Saat Lahir, Bayi Hidup Lagi Kamis, 3 Juli 2008 &#124; 17:16 WIB Saat ini terjadi kecenderungan bedah Caesar dilakukan tanpa indikasi medis, namun seringkali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bedahcaesar.wordpress.com&amp;blog=8096334&amp;post=18&amp;subd=bedahcaesar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="margin:5px 0;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Jangan Buru-buru Pilih Bedah Caesar!</strong></span></div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/05/06/181646p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/03/17161236/jangan.buru-buru.pilih.bedah.caesar#">Getty Images/Veronique Beranguer</a></div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/03/17161236/jangan.buru-buru.pilih.bedah.caesar" target="_blank">/</a></div>
<div id="boxterkait" style="width:300px;background-color:#ffffff;margin-bottom:20px;"><strong>Artikel Terkait:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/03/1553411/lahir.caesar.bayi.lebih.rentan.sakit">Lahir Caesar, Bayi Lebih Rentan Sakit</a></li>
<li><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/01/22124626/junk.food.membahayakan.bayi">Junk Food Membahayakan Bayi</a></li>
<li><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/25/18002450/atasi.mual.muntah.saat.hamil.">Atasi Mual Muntah Saat Hamil </a></li>
<li><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/24/17292770/nenek.lahirkan.kembar.tiga">Nenek Lahirkan Kembar Tiga</a></li>
<li><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/20/11460926/mati.saat.lahir.bayi.hidup.lagi.">Mati Saat Lahir, Bayi Hidup Lagi </a></li>
</ul>
</div>
</div>
<div>Kamis, 3 Juli 2008 | 17:16 WIB</div>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong><em>Saat ini terjadi kecenderungan bedah Caesar dilakukan tanpa indikasi medis, namun seringkali didasarkan faktor sosial dan pemahaman yang salah. </em></strong></span></p>
<p><strong>KEMAJUAN</strong> di bidang teknologi kedokteran khususnya dalam metode persalinan jelas membawa manfaat besar bagi keselamatan ibu dan bayi.  Ditemukannya bedah caesar memang dapat mempermudah proses persalinan sehingga banyak ibu hamil yang lebih senang memilih jalan ini walaupun  sebenarnya mereka bisa melahirkan secara normal.</p>
<p>Menurut keterangan Dr. Andon Hestiantoro SpOG(K) dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSCM, meskipun relatif aman, menjalani persalinan dengan metode bedah caesar tentu bukannya tanpa risiko.<br />
<strong><br />
&#8220;Riset para ahli menyebutkan, persalinan dengan bedah Caesar terkait dengan kematian ibu 3 kali lebih besar dibandingkan dengan persalinan normal.</strong> Angka kematian langsung akibat persalinan caesar pun mencapai sekitar <span style="color:#ff0000;"><strong>5.8 per 100.000 persalinan</strong></span>,&#8221; ungkapnya dalam talkshow &#8216;Metode Persalinan Berpengaruh pada Pembentukan Mikrobiota Saluran Pencernaan dan Kekebalan Tubuh Buah Hati&#8217; di Jakarta, Kamis (3/7)..</p>
<p>Prevalensi persalinan caesar di rumah sakit pemerintah Indonesia, kata Dr Andon adalah sekitar 11-15% dan di rumah sakit swasta saat ini dapat mencapai 30-40%.  Tingginya prevalensi ini tentu dipengaruhi banyak faktor termasuk indikasi medis yang mewajibkan sang ibu menjalani persalinan dengan bedah Caesar.</p>
<p>Namun begitu, kata Dr Andon, saat ini juga terjadi kecenderungan lain untuk indikasi persalinan dengan bedah Caesar.  Indikasi tersebut seringkali tidak berdasarkan pertimbangan medis, namun lebih karena faktor sosial dan pemahaman yang salah tentang bedah caesar.</p>
<p>Faktor sosial yang mempengaruhi di antaranya adalah kecemasan suami yang berlebihan dan menganggap istrinya tidak sanggup melahirkan normal. Selain itu kehawatiran vagina istri menjadi longgar, riwayat infertilitas dan alasan memilih waktu dan tanggal kelahiran.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>&#8220;Bahkan yang lebih parah, kini banyak rumah sakit swasta yang merekomendasikan ibu hamil untuk caesar dengan alasan supaya tidak merasa sakit atau supaya suami tetap lengket karena vaginanya tidak akan longgar,&#8221; ungkap Dr Andon.<br />
</strong></span><br />
Supaya terhindar dari kemungkinan bedah caesar, Dr Andon menganjurkan para ibu hamil untuk memperhatikan beberapa hal seperti <span style="color:#0000ff;"><strong>konsumsi makanan bergizi tinggi,</strong></span> <span style="color:#0000ff;"><strong>menghindari kelebihan berat badan, gaya hidup aktif, olahraga serta <span style="color:#000000;">meminta pendapat dokter lain</span> bila harus caesar.<br />
</strong></span><br />
&#8220;Dengan berat badan ibu yang ideal, bayi dalam kandungan tidak akan terlampau besar.  Olahraga yang teratur jug akan  menguntungkan posisi bayi menjelang kelahiran. Sedangkan bila sudah divonis harus caesar oleh dokter, tetapi Anda merasa masih mampu melahirkan normal cobalah <strong>untuk meminta <em>second opinion</em> dari dokter lain</strong>,&#8221; tandas Dr Andon.</p>
<p><strong>5 Pemahaman ibu hamil yang <span style="color:#ff0000;">salah</span> soal bedah caesar :</strong><br />
1 .Lebih nyaman melahirkan dengan bedah caesar karena tidak sakit<br />
2 Melahirkan caesar lebih aman dibandingkan dengan persalinan normal<br />
3 Melahirkan caesar bayi lebih pintar<br />
4 Khawatir untuk dilakukan vakum atau forseps pada persalinan normal<br />
5 Khawatir kepala bayi terjepit saat persalinan normal</p>
<p><strong>Peningkatan <span style="color:#ff0000;">risiko ibu dengan bedah caesar</span> dibandingkan persalinan normal :</strong><br />
<span style="color:#000000;">1.  <strong>5 kali l</strong>ebih besar untuk <strong>mengalami henti jantung</strong><br />
2.  <strong>3 kali</strong> lebih besar untuk dilakukan <strong>pengangkatan rahim (histerektomi)</strong><br />
3.  <strong>3 kali</strong> lebih besar untuk mengalami<strong> infeksi masa nifas</strong><br />
4.  <strong>2.3 kali</strong> lebih besar untuk mengalami<strong> komplikasi anestesi</strong><br />
5.  <strong>2.2 kali</strong> lebih besar untuk mengalami<strong> sumbatan pembuluh darah</strong><br />
6.  <strong>2.1 kali</strong> lebih besar untuk mengalami <strong>perdarahan banyak yang seringkali berakhir dengan pengangkatan rahim</strong><br />
7.  <strong>1.5 kali</strong> lebih besar untuk <strong>lebih lama dirawat di rumah sakit</strong></span><br />
<strong>AC</strong></p>
<p><strong>Sumber: </strong><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/03/17161236/jangan.buru-buru.pilih.bedah.caesar">http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/03/17161236/jangan.buru-buru.pilih.bedah.caesar</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bedahcaesar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bedahcaesar.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bedahcaesar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bedahcaesar.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bedahcaesar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bedahcaesar.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bedahcaesar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bedahcaesar.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bedahcaesar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bedahcaesar.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bedahcaesar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bedahcaesar.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bedahcaesar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bedahcaesar.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bedahcaesar.wordpress.com&amp;blog=8096334&amp;post=18&amp;subd=bedahcaesar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/sumber-kompas-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c20e48762094c2cd4f2b74a9cd5e208d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Rus Mulyadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/05/06/181646p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sumber Kapanlagi.com</title>
		<link>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/sumber-kapanlagi-com/</link>
		<comments>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/sumber-kapanlagi-com/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 15:39:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rus Mulyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bedahcaesar.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Bedah Caesar Terencana, Bahayakan Kondisi Bayi Selasa, 09 Januari 2007 20:46 KapanLagi.com &#8211; Bayi yang dilahirkan melalui bedah caesar yang direncanakan tampaknya lebih sering dikirim ke unit perawatan intensif, untuk kelahiran yang direncanakan, dan mengalami gangguan paru-paru dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan secara alami, menurut penemuan yang diterbitkan oleh American Journal of Obstretric and Gynecology. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bedahcaesar.wordpress.com&amp;blog=8096334&amp;post=15&amp;subd=bedahcaesar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Bedah Caesar Terencana, Bahayakan Kondisi Bayi</h2>
<div id="newsrightbox"><a href="http://www.kapanlagi.com/p/baby3.jpg"><img src="http://www.kapanlagi.com/p/baby3.jpg" border="0" alt="Lihat Gambar" width="150" /></a> <a title="Cetak Berita" href="http://www.kapanlagi.com/a/0000003900_print.html" target="_BLANK"><strong></strong></a></div>
<p><!--start-->Selasa, 09 Januari 2007 20:46<br />
<strong>KapanLagi.com</strong> &#8211; <span style="color:#ff0000;">Bayi yang dilahirkan melalui bedah caesar yang direncanakan tampaknya lebih sering dikirim ke unit perawatan intensif,</span> untuk kelahiran yang direncanakan, dan <span style="color:#ff0000;">mengalami gangguan paru-paru</span> dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan secara alami, menurut penemuan yang diterbitkan oleh American Journal of Obstretric and Gynecology.</p>
<p><span style="color:#0000ff;">&#8220;Meningkatnya kelahiran melalui bedah caesar di dunia telah menjadi perdebatan secara luas,&#8221;</span> kata Dr Toril Kolas dari Rumah Sakit Innlandet, Lillehammer, Norwegia, dan rekan penulisnya.</p>
<p>Para peneliti telah menguji hasil persalinan dalam periode 6 bulan, bersamaan dengan data cara melahirkan yang diinginkan dari catatan pendaftaran kelahiran Norwegia. Dari 18.653 kelahiran di Norwegia, 17.828 ibu melahirkan secara alami dan 825 melahirkan melalui bedah cesar.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>Dari data tersebut angka pengiriman ke unit perawatan intensif untuk melahirkan secara alami mencapai 5,2%, lebih rendah secara dibandingkan melahirkan melalui bedah caesar yang mencapai 9,8%. Sedangkan gangguan paru-paru dari melahirkan secara alami hanya 0,8%, lebih rendah dibandingkan dengan melahirkan melalui bedah cesar yang mencapai 1,6%.</strong></span></p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;">&#8220;Untuk anak, (ketahanan) mental bagi anak yang dilahirkan secera alami terlihat lebih hebat dibandingkan mereka yang dilahirkan melalui bedah caesar di berbagai situasi,&#8221; demikian kesimpulan Kolas dan rekannya.</span></strong></p>
<p>&#8220;Untuk itu, kita menggarisbawahi pentingnya pembatasan kelahiran yang direncanakan melalui bedah caesar, dimana <strong>kelahiran alami lebih menguntungkan baik bagi ibu maupun anaknya</strong>,&#8221; tambah mereka. &#8220;Ketika bedah caesar dipilih, operasinya harus sedekat mungkin dengan kondisi (akan melahirkan).&#8221; <strong>(*/bun)</strong></p>
<p><strong>sumber: </strong><a href="http://www.kapanlagi.com/a/bedah-caesar-terencana-bahayakan-kondisi-bayi.html">http://www.kapanlagi.com/a/bedah-caesar-terencana-bahayakan-kondisi-bayi.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bedahcaesar.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bedahcaesar.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bedahcaesar.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bedahcaesar.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bedahcaesar.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bedahcaesar.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bedahcaesar.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bedahcaesar.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bedahcaesar.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bedahcaesar.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bedahcaesar.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bedahcaesar.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bedahcaesar.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bedahcaesar.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bedahcaesar.wordpress.com&amp;blog=8096334&amp;post=15&amp;subd=bedahcaesar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/sumber-kapanlagi-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c20e48762094c2cd4f2b74a9cd5e208d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Rus Mulyadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kapanlagi.com/p/baby3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Lihat Gambar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sumber Wikipedia</title>
		<link>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/9/</link>
		<comments>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/9/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 15:14:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rus Mulyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bedahcaesar.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Bedah caesar (bahasa Inggris: caesarean section atau cesarean section dalam Inggris-Amerika), disebut juga dengan c-section (disingkat dengan cs) adalah proses persalinan dengan melalui pembedahan dimana irisan dilakukan di perut ibu (laparatomi) dan rahim (histerotomi) untuk mengeluarkan bayi. Bedah caesar umumnya dilakukan ketika proses persalinan normal melalui vagina tidak memungkinkan karena beresiko kepada komplikasi medis lainnya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bedahcaesar.wordpress.com&amp;blog=8096334&amp;post=9&amp;subd=bedahcaesar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bedah caesar</strong> (<a title="Bahasa Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris">bahasa Inggris</a>: <em>caesarean section</em> atau <em>cesarean section</em> dalam Inggris-Amerika), disebut juga dengan <strong>c-section</strong> (disingkat dengan <strong>cs</strong>) adalah proses <a title="Persalinan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Persalinan&amp;action=edit&amp;redlink=1">persalinan</a> dengan melalui <a title="Pembedahan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pembedahan">pembedahan</a> dimana irisan dilakukan di <a title="Perut" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perut">perut</a> ibu (<a title="Laparatomi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Laparatomi&amp;action=edit&amp;redlink=1">laparatomi</a>) dan <a title="Rahim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rahim">rahim</a> (<a title="Histerotomi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Histerotomi&amp;action=edit&amp;redlink=1">histerotomi</a>) untuk mengeluarkan <a title="Bayi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bayi">bayi</a>. Bedah caesar umumnya dilakukan ketika proses persalinan normal melalui <a title="Vagina" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vagina">vagina</a> tidak memungkinkan karena beresiko kepada komplikasi medis lainnya. Sebuah prosedur persalinan dengan pembedahan umumnya dilakukan oleh tim dokter yang beranggotakan <a title="Ginekologi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ginekologi">spesialis kandungan</a>, <a title="Pediatri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pediatri">spesialis anak</a>, <a title="Anastesi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Anastesi&amp;action=edit&amp;redlink=1">spesialis anastesi</a> serta <a title="Bidan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bidan">bidan</a>.</p>
<p><a class="image" title="Bedah caesar teknik vertikal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Fig40incisionsite.gif"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/b/b1/Fig40incisionsite.gif" border="0" alt="" width="200" height="284" /></a></p>
<p>Bedah caesar teknik vertikal</p>
<h2>Etimologi</h2>
<p>Ada beberapa unsur yang dapat menjelaskan asal kata &#8220;caesar&#8221;.</p>
<ul>
<li>Istilah dapat diambil dari <a title="Kata kerja" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kata_kerja">kata kerja</a> <a title="Bahasa Latin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Latin">bahasa Latin</a> <em>caedere</em> yang berarti &#8220;membedah&#8221;. Dengan demikian &#8220;bedah caesar&#8221; menjadi <a title="Gaya bahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gaya_bahasa">gaya bahasa</a> <a title="Retoris (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Retoris&amp;action=edit&amp;redlink=1">retoris</a>.</li>
<li>Istilah yang mungkin diambil dari pemimpin <a title="Romawi kuno" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Romawi_kuno">Romawi kuno</a> <a title="Julius Caesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Julius_Caesar">Julius Caesar</a> yang disebut-sebut dilahirkan dengan metode tersebut. Dalam sejarah, hal ini sangat tidak memungkinkan karena ibunya masih hidup ketika ia mencapai usia dewasa (bedah caesar tidak mungkin dilakukan pada masa tersebut terkait dengan teknologi yang tidak mendukung), tetapi legenda tersebut telah bertahan sejak <a title="Abad ke-2 SM" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-2_SM">abad ke-2 SM</a>.</li>
<li>Hukum Romawi yang menjelaskan bahwa prosedur tersebut perlu dilakukan pada ibu hamil yang meninggal untuk menyelamatkan nyawa sang bayi. Hal ini dikenal dengan istilah <em>lex caesarea</em>, sehingga hukum Romawi mungkin menjadi asal usul istilah ini.</li>
</ul>
<p>Secara umum, istilah &#8220;bedah caesar&#8221; merupakan gabungan dari hal-hal tersebut di atas. Kata kerja <em>caedo</em> dalam kalimat <em>a matre caesus</em> (&#8220;membedah ibunya&#8221;) digunakan pada masa Romawi untuk mendeskripsikan operasi tersebut.</p>
<h2>Jenis</h2>
<div>
<div style="width:252px;"><a title="Sebuah operasi caesar sedang dalam proses." href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Caesarian.jpg"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/5e/Caesarian.jpg/250px-Caesarian.jpg" border="0" alt="" width="250" height="187" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Caesarian.jpg"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Sebuah operasi caesar sedang dalam proses.</p></div>
</div>
</div>
<p>Ada beberapa jenis &#8220;caesarean sections&#8221; (CS):</p>
<ul>
<li>Jenis klasik yaitu dengan melakukan sayatan vertikal sehingga memungkinkan ruangan yang lebih besar untuk jalan keluar <a title="Bayi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bayi">bayi</a>. Akan tetapi jenis ini sudah sangat jarang dilakukan hari ini karena sangat beresiko terhadap terjadinya komplikasi.</li>
<li>Sayatan mendatar di bagian atas dari <a title="Kandung kemih" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kandung_kemih">kandung kemih</a> sangat umum dilakukan pada masa sekarang ini. Metode ini meminimalkan resiko terjadinya <a title="Pendarahan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pendarahan&amp;action=edit&amp;redlink=1">pendarahan</a> dan cepat penyembuhannya.</li>
<li><a title="Histerektomi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Histerektomi&amp;action=edit&amp;redlink=1">Histerektomi</a> caesar yaitu bedah caesar diikuti dengan pengangkatan <a title="Rahim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rahim">rahim</a>. Hal ini dilakukan dalam kasus-kasus dimana pendarahan yang sulit tertangani atau ketika <a title="Plasenta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Plasenta">plasenta</a> tidak dapat dipisahkan dari rahim.</li>
<li>Bentuk lain dari bedah caesar seperti <em>extraperitoneal CS</em> atau <em>Porro CS</em>.</li>
<li>Bedah caesar berulang dilakukan ketika pasien sebelumnya telah pernah menjalan bedah caesar. Umumnya sayatan dilakukan pada bekas luka operasi sebelumnya.</li>
</ul>
<p>Di berbagai <a title="Rumah sakit" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_sakit">rumah sakit</a>, khususnya di <a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a>, <a title="Britania Raya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Britania_Raya">Britania Raya</a>, <a title="Australia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Australia">Australia</a> dan <a title="Selandia Baru" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Selandia_Baru">Selandia Baru</a>, sang suami disarankan untuk turut serta pada proses pembedahan untuk mendukung sang ibu. <a title="Dokter spesialis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dokter_spesialis">Dokter spesialis</a> <a title="Anastesis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Anastesis&amp;action=edit&amp;redlink=1">anastesis</a> umumnya akan menurunkan kain penghalang ketika si bayi dilahirkan agar orang tua si bayi dapat melihat bayinya. <a title="Rumah sakit" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_sakit">Rumah sakit</a> di <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a> umumnya tidak memperbolehkan adanya orang lain turut serta waktu persalinan dengan bedah caesar termasuk sang suami.</p>
<h2>Indikasi</h2>
<div>
<div style="width:302px;"><a title="Seorang bayi ketika dilahirkan melalui bedah caesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Caesarian_shown_close.jpg"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f7/Caesarian_shown_close.jpg/300px-Caesarian_shown_close.jpg" border="0" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Caesarian_shown_close.jpg"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Seorang bayi ketika dilahirkan melalui bedah caesar</p></div>
</div>
</div>
<p><a title="Dokter spesialis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dokter_spesialis">Dokter spesialis</a> <a title="Kebidanan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kebidanan&amp;action=edit&amp;redlink=1">kebidanan</a> akan menyarankan bedah caesar ketika proses kelahiran melalui <a title="Vagina" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vagina">vagina</a> kemungkinan akan menyebabkan resiko kepada sang ibu atau si bayi. Hal-hal lainnya yang dapat menjadi pertimbangan disarankannya bedah caesar antara lain:</p>
<ul>
<li>proses persalinan normal yang lama atau kegagalan proses persalinan normal (<em><a title="Dystosia (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dystosia&amp;action=edit&amp;redlink=1">dystosia</a></em>)</li>
<li><a title="Kelelahan janin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelelahan_janin&amp;action=edit&amp;redlink=1">detak jantung janin melambat</a> (<em>fetal distress</em>)</li>
<li>adanya <a title="Kelelahan persalinan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelelahan_persalinan&amp;action=edit&amp;redlink=1">kelelahan persalinan</a></li>
<li>komplikasi <a title="Pre-eklampsia (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pre-eklampsia&amp;action=edit&amp;redlink=1">pre-eklampsia</a></li>
<li>sang ibu menderita <a title="Herpes" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Herpes">herpes</a></li>
<li>putusnya <a title="Tali pusar (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tali_pusar&amp;action=edit&amp;redlink=1">tali pusar</a></li>
<li>resiko luka parah pada <a title="Rahim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rahim">rahim</a></li>
<li>persalinan <a title="Kembar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kembar">kembar</a> (masih dalam kontroversi)</li>
<li>sang bayi dalam posisi <a title="Sungsang (kehamilan)" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sungsang_%28kehamilan%29">sungsang</a> atau menyamping</li>
<li>kegagalan persalinan dengan <a title="Induksi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Induksi&amp;action=edit&amp;redlink=1">induksi</a></li>
<li>kegagalan persalinan dengan alat bantu (<a title="Forceps (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Forceps&amp;action=edit&amp;redlink=1">forceps</a> atau <a title="Ventouse (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ventouse&amp;action=edit&amp;redlink=1">ventouse</a>)</li>
<li>bayi besar (<a title="Makrosomia (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Makrosomia&amp;action=edit&amp;redlink=1">makrosomia</a> &#8211; berat badan lahir lebih dari 4,2 <a title="Kilogram" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kilogram">kg</a>)</li>
<li>masalah <a title="Plasenta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Plasenta">plasenta</a> seperti <a title="Plasenta previa (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Plasenta_previa&amp;action=edit&amp;redlink=1">plasenta previa</a> (ari-ari menutupi jalan lahir), <em><a title="Placental abruption (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Placental_abruption&amp;action=edit&amp;redlink=1">placental abruption</a></em> atau <a title="Placenta accreta (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Placenta_accreta&amp;action=edit&amp;redlink=1">placenta accreta</a>)</li>
<li>kontraksi pada <a title="Pinggul (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pinggul&amp;action=edit&amp;redlink=1">pinggul</a></li>
<li>sebelumnya pernah menjalani bedah caesar (masih dalam kontroversi)</li>
<li>sebelumnya pernah mengalami masalah pada penyembuhan <a title="Perineum (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perineum&amp;action=edit&amp;redlink=1">perineum</a> (oleh proses persalinan sebelumnya atau <a title="Penyakit Crohn (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyakit_Crohn&amp;action=edit&amp;redlink=1">penyakit Crohn</a>)</li>
<li>angka <a title="D-dimer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/D-dimer">d-dimer</a> tinggi bagi ibu hamil yang menderita <a title="APS" href="http://id.wikipedia.org/wiki/APS">sindrom antibodi antifosfolipid</a></li>
<li>CPD atau <em><a title="Cephalo pelvic disproportion (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cephalo_pelvic_disproportion&amp;action=edit&amp;redlink=1">cephalo pelvic disproportion</a></em> (proporsi panggul dan kepala bayi yang tidak pas, sehingga persalinan terhambat)</li>
<li>Kepala bayi jauh lebih besar dari ukuran normal (<a title="Hidrosefalus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hidrosefalus">hidrosefalus</a>)</li>
<li>Ibu menderita <a title="Hipertensi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hipertensi">hipertensi</a> (penyakit tekanan darah tinggi)</li>
</ul>
<blockquote><p>Harap diingat bahwa institusi yang berbeda dapat memiliki pendapat yang berbeda pula mengenai kapan suatu bedah caesar dibutuhkan. <strong>Di <a title="Britania Raya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Britania_Raya">Britania Raya</a>, hukum menyatakan bahwa ibu hamil mempunyai hak untuk menolak tindakan medis apapun termasuk bedah caesar walaupun keputusan tersebut beresiko terhadap kematiannya atau nyawa sang bayi.</strong> Negara lain memiliki hukum yang berbeda mengenai hal ini. Lihat pula mengenai <a title="Bedah caesar berdasarkan permintaan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bedah_caesar_berdasarkan_permintaan&amp;action=edit&amp;redlink=1">bedah caesar berdasarkan permintaan</a>.</p></blockquote>
<p><a id="Risiko" name="Risiko"></a></p>
<h2>Risiko</h2>
<div>
<div style="width:182px;"><a title="Metode sayatan mendatar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Fig42enlarge.gif"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/2/21/Fig42enlarge.gif" border="0" alt="" width="180" height="151" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Fig42enlarge.gif"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Metode sayatan mendatar</p></div>
</div>
</div>
<p>Data statistik dari <a title="1990-an" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1990-an">1990-an</a> menyebutkan bahwa kurang dari<span style="color:#ff0000;"> <strong>1 kematian dari 2.500 yang menjalani bedah caesar, dibandingkan dengan 1 dari 10.000 untuk persalinan normal</strong></span> <sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bedah_caesar#cite_note-0">[1]</a></sup>. Akan tetapi <a title="Angka kematian (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Angka_kematian&amp;action=edit&amp;redlink=1">angka kematian</a> untuk kedua proses persalinan tersebut terus menurun sekarang ini. Badan kesehatan <a title="Britania Raya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Britania_Raya">Britania Raya</a> menyebutkan <strong><span style="color:#ff0000;">resiko kematian ibu yang menjalani bedah caesar adalah tiga kali resiko kematian ketika menjalani persalinan normal</span> </strong><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bedah_caesar#cite_note-1">[2]</a></sup>. Akan tetapi, adalah tidak mungkin untuk membandingkan secara langsung tingkat kematian proses persalinan normal dan proses persalinan dengan bedah caesar karena ibu yang menjalani pembedahan adalah mereka yang memang sudah beresiko dalam kehamilan.</p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;">Bayi yang lahir dengan persalinan bedah caesar seringkali mengalami masalah bernafas untuk pertama kalinya. </span><span style="color:#339966;">Sering pula sang bayi menjadi ngantuk dikarenakan obat penangkal nyeri yang diberikan kepada sang ibu.</span></strong></p>
<p><a id="Prevalensi" name="Prevalensi"></a></p>
<h2>Prevalensi</h2>
<p><a title="Badan Kesehatan Dunia (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Badan_Kesehatan_Dunia&amp;action=edit&amp;redlink=1">Badan Kesehatan Dunia</a> memperkirakan bahwa angka persalinan dengan bedah caesar adalah sekitar 10% sampai 15% dari semua proses persalinan di negara-negara berkembang dibandingkan dengan 20% di <a title="Britania Raya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Britania_Raya">Britania Raya</a> dan 23% di <a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a>. <a title="Kanada" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanada">Kanada</a> pada <a title="2003" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2003">2003</a> memiliki angka 21%.</p>
<p>Berbagai pertimbangan mengemuka akhir-akhir ini mengingat proses bedah caesar yang seringkali dilakukan bukan karena alasan medis. <strong><span style="color:#ff0000;">Berbagai kritik pula mengemuka karena bedah caesar yang disebut-sebut lebih menguntungkan <a title="Rumah sakit" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_sakit">rumah sakit</a></span> atau <span style="color:#ff0000;">karena bedah caesar lebih mudah dan lebih singkat waktu prosesnya oleh <a title="Dokter spesialis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dokter_spesialis">dokter spesialis</a> kandungan.</span> <span style="color:#0000ff;">Kritik lainnya diberikan terhadap mereka yang meminta proser bedah caesar karena tidak ingin mengalami nyeri waktu persalinan normal.</span></strong></p>
<p><a id="Anestesia" name="Anestesia"></a></p>
<h2>Anestesia</h2>
<div>
<div style="width:182px;"><a title="Sang ibu tetap dalam keadaan sadar waktu bayinya dilahirkan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Caesarian_shown.jpg"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/1a/Caesarian_shown.jpg/180px-Caesarian_shown.jpg" border="0" alt="" width="180" height="135" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Caesarian_shown.jpg"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Sang ibu tetap dalam keadaan sadar waktu bayinya dilahirkan</p></div>
</div>
</div>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Sang ibu umumnya akan diberikan <a title="Anastesi lokal (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Anastesi_lokal&amp;action=edit&amp;redlink=1">anastesi lokal</a> (<em><a title="Spinal anaesthesia (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Spinal_anaesthesia&amp;action=edit&amp;redlink=1">spinal</a></em> atau <a title="Epidural (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Epidural&amp;action=edit&amp;redlink=1">epidural</a>), yang memungkinkan sang ibu untuk tetap sadar selama proses pembedahan dan untuk menghindari si bayi dari pembiusan.</strong></span></p>
<p>Pada masa sekarang ini, <a title="Anastesi umum (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Anastesi_umum&amp;action=edit&amp;redlink=1">anastesi umum</a> untuk bedah caesar menjadi semakin jarang dilakukan karena pembiusan lokal lebih menguntungkan bagi sang ibu dan si bayi. Pembiusan umum dilakukan apabila terjadi kasus-kasus beresiko tinggi atau kasus darurat.</p>
<p><a id="Persalinan_normal_setelah_bedah_caesar" name="Persalinan_normal_setelah_bedah_caesar"></a></p>
<h2>Persalinan normal setelah bedah caesar</h2>
<p><a title="Persalinan normal setelah bedah caesar (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Persalinan_normal_setelah_bedah_caesar&amp;action=edit&amp;redlink=1">Persalinan normal setelah bedah caesar</a> adalah umum dilakukan pada masa sekarang ini. Di waktu lalu, bedah caesar dilakukan dengan <strong>sayatan vertikal</strong> sehingga memotong otot-otot rahim. <strong>Bedah caesar sekarang ini umumnya melalui sayatan mendatar pada otot rahim sehingga rahim lebih terjaga kekuatannya dan dapat menghadapi kontraksi kuat pada persalinan normal berikutnya.</strong> Luka bekas sayatan pada bedah caesar sekarang ini adalah terletak di bawah &#8220;<a title="Garis bikini (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Garis_bikini&amp;action=edit&amp;redlink=1">garis bikini</a>&#8220;.</p>
<p><a id="Sejarah" name="Sejarah"></a></p>
<h2>Sejarah</h2>
<div>
<div style="width:302px;"><a title="Bedah caesar dilakukan di Kahura, Uganda. Sebagaimana diamati oleh R. W. Felkin tahun 1879." href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Uganda_cesarean_section.gif"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/bf/Uganda_cesarean_section.gif" border="0" alt="" width="300" height="181" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Uganda_cesarean_section.gif"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Bedah caesar dilakukan di Kahura, <a title="Uganda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uganda">Uganda</a>. Sebagaimana diamati oleh R. W. Felkin tahun 1879.</div>
</div>
</div>
<p>Pada <a title="1316" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1316">1316</a>, <a title="Robert II dari Skotlandia (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Robert_II_dari_Skotlandia&amp;action=edit&amp;redlink=1">Robert II dari Skotlandia</a> dilahirkan dengan bedah caesar, ibunya <a title="Marjorie Bruce (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Marjorie_Bruce&amp;action=edit&amp;redlink=1">Marjorie Bruce</a>, kemudian meninggal. Bukti pertama mengenai ibu yang selamat dari bedah caesar adalah di <a title="Kemmental (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kemmental&amp;action=edit&amp;redlink=1">Siegershausen</a>, <a title="Swiss" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Swiss">Swiss</a> tahun <a title="1500" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1500">1500</a>: <a title="Jacob Nufer (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jacob_Nufer&amp;action=edit&amp;redlink=1">Jacob Nufer</a>, seorang pedagang babi, harus membedah istrinya setelah proses persalinan yang lama. Prosedur bedah caesar di waktu lampau mempunyai angka kematian yang tinggi. Di Britania Raya dan Irlandia, angka kematian akibat bedah caesar pada <a title="1865" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1865">1865</a> adalah 85%. Beberapa penemuan yang membantu menurunkan angka kematian antara lain:</p>
<ul>
<li>Pengembangan prinsip-prinsip <a title="Asepsis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asepsis&amp;action=edit&amp;redlink=1">asepsis</a>.</li>
<li>Pengenalan prosedur penjahitan rahim oleh <a title="Max Sänger (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Max_S%C3%A4nger&amp;action=edit&amp;redlink=1">Max Sänger</a> pada <a title="1882" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1882">1882</a>.</li>
<li>Extraperitoneal CS dilanjutkan dengan sayatan mendatar rendah (Krönig, <a title="1912" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1912">1912</a>).</li>
<li>Perkembangan teknik <a title="Anestesi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anestesi">anestesi</a>.</li>
<li><a title="Transfusi darah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Transfusi_darah">Transfusi darah</a>.</li>
<li><a title="Antibiotik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Antibiotik">Antibiotik</a>.</li>
</ul>
<p>Pada <a title="5 Maret" href="http://id.wikipedia.org/wiki/5_Maret">5 Maret</a> <a title="2000" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2000">2000</a>, <a title="Inés Ramírez (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=In%C3%A9s_Ram%C3%ADrez&amp;action=edit&amp;redlink=1">Inés Ramírez</a> melakukan bedah caesar pada dirinya sendiri dan berhasil mempertahankan nyawanya dan juga bayinya, Orlando Ruiz Ramírez. Ia dipercaya sebagai satu-satunya wanita yang melakukan bedah caesar pada dirinya sendiri.</p>
<p><a id="Referensi" name="Referensi"></a></p>
<h2>Referensi</h2>
<ul>
<li>Williams Obstetrics. Edisi ke-14. Appleton Century-Crofts, New York, 1971, halaman 1163-1190.</li>
</ul>
<p><a id="Pranala_luar" name="Pranala_luar"></a></p>
<h2>Pranala luar</h2>
<ul>
<li><span style="font-family:'Courier New',monospace;cursor:help;" title="Situs atau karya ini dalam bahasa Indonesia." lang="id"><strong>(id)</strong></span> <a title="http://www.ayahbunda-online.com/info_ayahbunda/info_detail.asp?id=Kehamilan&amp;info_id=124" rel="nofollow" href="http://www.ayahbunda-online.com/info_ayahbunda/info_detail.asp?id=Kehamilan&amp;info_id=124">Operasi Caesar: Bersenang-senang Dulu, Bersakit-sakit Kemudian?</a></li>
<li><span style="font-family:'Courier New',monospace;cursor:help;" title="Situs atau karya ini dalam bahasa Inggris." lang="en"><strong>(en)</strong></span> <a title="http://www.plus-size-pregnancy.org/CSANDVBAC/csvbacindex.html" rel="nofollow" href="http://www.plus-size-pregnancy.org/CSANDVBAC/csvbacindex.html">Caesareans and VBACs FAQ</a></li>
<li><span style="font-family:'Courier New',monospace;cursor:help;" title="Situs atau karya ini dalam bahasa Inggris." lang="en"><strong>(en)</strong></span> <a title="http://www.csectionrecovery.com/" rel="nofollow" href="http://www.csectionrecovery.com/">C-section recovery</a></li>
<li><span style="font-family:'Courier New',monospace;cursor:help;" title="Situs atau karya ini dalam bahasa Inggris." lang="en"><strong>(en)</strong></span> <a title="http://www.slate.com/id/2111499/" rel="nofollow" href="http://www.slate.com/id/2111499/">VBAC Backlash</a></li>
<li><span style="font-family:'Courier New',monospace;cursor:help;" title="Situs atau karya ini dalam bahasa Inggris." lang="en"><strong>(en)</strong></span> <a title="http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/cesareansection.html" rel="nofollow" href="http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/cesareansection.html">&#8220;Medlineplus about Cesareans&#8221;</a></li>
<li><span style="font-family:'Courier New',monospace;cursor:help;" title="Situs atau karya ini dalam bahasa Inggris." lang="en"><strong>(en)</strong></span> <a title="http://www.who.int/reproductive-health/impac/Procedures/Caesarean_section_P43_P52.html" rel="nofollow" href="http://www.who.int/reproductive-health/impac/Procedures/Caesarean_section_P43_P52.html">Procedures: Caesarean section</a></li>
</ul>
<p><a id="Rujukan" name="Rujukan"></a></p>
<h2>Rujukan</h2>
<div>
<ol>
<li><strong><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bedah_caesar#cite_ref-0">^</a></strong> <a title="http://www.childbirth.org/section/risks.html" rel="nofollow" href="http://www.childbirth.org/section/risks.html">Risks of Cesarean Section</a></li>
<li><strong><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bedah_caesar#cite_ref-1">^</a></strong> <a title="http://www.nhsdirect.nhs.uk/articles/article.aspx?ArticleID=71" rel="nofollow" href="http://www.nhsdirect.nhs.uk/articles/article.aspx?ArticleID=71">Caesarean section</a></li>
</ol>
</div>
<p>Sumber:  <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bedah_caesar">http://id.wikipedia.org/wiki/Bedah_caesar</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bedahcaesar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bedahcaesar.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bedahcaesar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bedahcaesar.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bedahcaesar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bedahcaesar.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bedahcaesar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bedahcaesar.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bedahcaesar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bedahcaesar.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bedahcaesar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bedahcaesar.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bedahcaesar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bedahcaesar.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bedahcaesar.wordpress.com&amp;blog=8096334&amp;post=9&amp;subd=bedahcaesar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/9/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c20e48762094c2cd4f2b74a9cd5e208d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Rus Mulyadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/b/b1/Fig40incisionsite.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/5e/Caesarian.jpg/250px-Caesarian.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f7/Caesarian_shown_close.jpg/300px-Caesarian_shown_close.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/2/21/Fig42enlarge.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/1a/Caesarian_shown.jpg/180px-Caesarian_shown.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/bf/Uganda_cesarean_section.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tulisan pertama tentang Bedah Caesar atau C-section atau Cesarean section</title>
		<link>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/tulisan-pertama-tentang-bedah-caesar-atau-c-section-atau-cesarean-section/</link>
		<comments>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/tulisan-pertama-tentang-bedah-caesar-atau-c-section-atau-cesarean-section/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 04:14:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rus Mulyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bedah caesar]]></category>
		<category><![CDATA[c-section]]></category>
		<category><![CDATA[cesarean section]]></category>
		<category><![CDATA[kehamilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bedahcaesar.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Sangat minim di web indonesia tentang bedah caesar untuk kehamilan ini, maka saya mencoba untuk berbagi ilmu dan mengumpulkan semua tentang proses kehamilan melalui bedah ini<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bedahcaesar.wordpress.com&amp;blog=8096334&amp;post=3&amp;subd=bedahcaesar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sangat minim di web indonesia tentang bedah caesar untuk kehamilan ini, maka saya mencoba untuk berbagi ilmu dan mengumpulkan semua tentang proses kehamilan melalui bedah ini</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bedahcaesar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bedahcaesar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bedahcaesar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bedahcaesar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bedahcaesar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bedahcaesar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bedahcaesar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bedahcaesar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bedahcaesar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bedahcaesar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bedahcaesar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bedahcaesar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bedahcaesar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bedahcaesar.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bedahcaesar.wordpress.com&amp;blog=8096334&amp;post=3&amp;subd=bedahcaesar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/tulisan-pertama-tentang-bedah-caesar-atau-c-section-atau-cesarean-section/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c20e48762094c2cd4f2b74a9cd5e208d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Rus Mulyadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bedah Caesar</title>
		<link>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/semua-tentang-bedah-caesar/</link>
		<comments>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/semua-tentang-bedah-caesar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 03:58:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rus Mulyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Something happened for a reason&#8221; and the reason I&#8217;ll build this web blog This blog dedicated to my first son whose is born via caesar, but actually he can delivered in normal way Situs ini didedikasikan untuk pengetahuan bedah caesar, silahkan untuk menambahkan hal-hal baru tentang bedah caesar terima kasih<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bedahcaesar.wordpress.com&amp;blog=8096334&amp;post=1&amp;subd=bedahcaesar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>&#8220;Something happened for a reason&#8221; and the reason I&#8217;ll build this web blog<br />
</strong></p>
<p><strong>This blog dedicated to my first son whose is born via caesar, but actually he can delivered in normal way<br />
</strong></p></blockquote>
<p>Situs ini didedikasikan untuk pengetahuan bedah caesar, silahkan untuk menambahkan hal-hal baru tentang bedah caesar</p>
<p>terima kasih</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bedahcaesar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bedahcaesar.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bedahcaesar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bedahcaesar.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bedahcaesar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bedahcaesar.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bedahcaesar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bedahcaesar.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bedahcaesar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bedahcaesar.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bedahcaesar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bedahcaesar.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bedahcaesar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bedahcaesar.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bedahcaesar.wordpress.com&amp;blog=8096334&amp;post=1&amp;subd=bedahcaesar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bedahcaesar.wordpress.com/2009/06/09/semua-tentang-bedah-caesar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c20e48762094c2cd4f2b74a9cd5e208d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Rus Mulyadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
